BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Masalah yang paling mendasar di abad
ini tentunya dapat kita sederhanakan bersama yakni mengenai politik. Terlepas
dari masalah-masalah mengenai kebutuhan pokok sehari-hari, politik menjadi
konsumsi utama manusia saat ini yang bukan hanya terjadi dalam masyarakat kita
saja, bahkan ini telah menjadi suatu bahan dasar yang penting oleh seluruh
dunia hari ini.
Ketika politik ini mulai kita
kaitkan oleh kebudayaan, tentu disana-sini akan timbul banyak
permasalahan-permasalahan yang mendasar. Terlebih hal ini akan dapat banyak
mengalami permasalahan di karenakan sejarah bangsa kita yang sejak dari dulu
hingga saat ini masih banyak mengalami
degradari terutama di kedua hal pokok yang akan menjadi pembahasan kita.
Namun, ada point yang sangat membuat
penulis menjadi seolah ragu dalam upaya membahas masalah diatas. Hal ini di
karenakan kesulitan penulis dalam mencapai derajat yang mempuni untuk mengkaji
permasalahan politik dan budaya ketika hal ini telah di kaitkan dengan Islam.
Bagaimana tidak? Hal ini akan menjadi bahan pertimbangan yang seharusnya sangat
matang oleh penulis.
Untuk itu, mari dengan segenap hati
pembaca yang budiman untuk terus memperdalam kajian ini demi kesempurnaan
pengalaman kita khususnya ilmu tentang budaya, politik dan islam dalam konteks
perjalanan sejarahnya. Wallahu a`lam
bisshowab
B. Tujuan
Sebagaimana
latar belakang diatas, penulis berusaha menyederhanakan permasalahan menjadi
beberapa bagian yang penting untuk mengkajinya dengan lebih komprehensif.
Adapun permasalahan tersebut adalah :
1. Apa itu
politik, budaya, dan Islam dalam konteks sejarah?
2. Bagaimana
keterkaitan antara politik dan budaya islam di Indonesia?
3. Apa hikmah
mempelajari politik dan budaya islam?
C. Manfaat
Penulisan
Dengan selesainya tulisan ini, kami
mengharapkan tentunya agar setiap pembaca mampu memahami setiap permasalahan
yang di bahas di atas, dengan berusaha terus mengembangkan dengan berbagai
macam literatur yang lebih beragam lagi.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Politik, Budaya dan Islam dalam
Konteks Sejarah
Banyak versi pengertian politik
secara termin, namun secara umum
penulis mencoba mendefinisikan bahwa politik merupakan alat yang di pakai oleh
pemegang kekuasaan dalam menjalankan suatu proses kepemimpinan dalam arti luas
dan bagaimana seorang pemimpin itu secara sadar maupun tidak di ikuti sehingga
apa yang menjadi tujuannya dapat tercapai.
Ini selaras dengan definisi yang di
tuliskan oleh Robert, seorang pakar politik dalam sebuah literatur di media
internet bahwasanya politik itu merupakan seni yang di pakai seseorang dalam
mengurus dan mengatur masyarakat manusia.
Dari pengertian diatas, dapat di
tarik suatu garis merah mengenai bagaimana politik itu sangat berpengaruh pada
proses perkembangan suatu peradaban tertentu. Sehingga maju mundurnya suatu
peradaban sangat di tentukan oleh bagaimana seorang pemegang kekuasaan
menjalankan kekuasaannya.
Budaya, merupakan suatu proses
kebiasaan yang sering dilakukan dan ini menjadi kebiasaan yang pada puncaknya
nanti memiliki nilai kepercayaan yang cukup kuat sehingga di dalam masyarakat
di jadikan suatu sistem kepercayaan yang mendasari tingkah laku manusia. Dalam
sebuah blog, Budaya adalah suatu cara
hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan
diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang
rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas,
pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan
bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung
menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika seseorang berusaha
berkomunikasi dengan orang-orang yang berbada budaya dan menyesuaikan
perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Dari sini pula, dapat di ketahui
bahwa budaya tentu tidak dapat bersifat ekslusif sehingga tidak membutuhkan
suatu penafsiran, melainkan budaya ini akan terus selalu berkembang sesuai
dengan kebutuhan dan perkembangan umat manusia yang tentu pula kebutuhan dan
perkembangan ini akan terus berkembang.
Islam, ketika kita berusaha melihat
dalam konteks sejarahnya, secara umum terdiri dari berbagai peristiwa yang tercatat
sejak pertama kali kehidupan ada di dunia ini sampai sekarang bahkan sampai
hari kiamat nanti. Namun, disini penulis mencoba membatasinya dengan sekat
pemisah yakni saat islam pertama kali masuk dalam wilayah tanah air. Hal ini
akan sangat berkaitan dengan proses perubahan sosial budaya masyarakat yang
tentu kaitan ini akan sangat di dominasi karena adanya pengaruh politik dalam
arti pemegang kekuasaan pada saat itu.
B. Keterkaitan Antara Politik dan Budaya Islam di Indonesia
Sebelumnya
telah di singgung bahwa suatu proses perubahan budaya akan sangat di tentukan
oleh faktor pemegang politik pada saat itu. Tak ubahnya dalam budaya yang
berkembang di Indonesia, budaya yang berkembang sejak zaman masuknya Islam di
Indonesia hingga saat ini sangatlah jauh berbeda. Seperti yang kita ketahui
bahwa Indonesia yang tadinya merupakan suatu komunitas bangsa yang terdiri dari
berbagai macam suku bangsa yang di pimpin oleh seorang kepala suku berubah
menjadi suatu bentuk kebangsaan yang terdiri dari berbagai macam komunitas
monarki. Sampai saat ini, dengan perkembangan yang sedemikian rupa, bangsa ini
telah menjadi suatu negara yang merdeka dan bersatu dalam suatu ikatan NKRI
(Negara Kesatuan Republik Indonesia) dengan semboyannya yakni bhineka tunggal ika (berbeda-beda tapi
tetap satu) terhitung sejak Ir.Soekarno memproklamirkan kemerdekaan 17 Agustus
1945 silam.
Hal ini
dapatlah terlihat bahwa suatu proses perkembangan politik dari suatu bangsa
menimbulkan perbedaan yang amat signifikan yang tentunya ini terjadi melalui
siapa orang dan dalam bentuk bagaimana ia menjalankan kekuasaannya.
Dari wacana diatas, kita mulai
mengkaji mengenai bagaimana siklus relasi yang menghubungkan politik dengan
suatu budaya islam khususnya di Indonesia. Islam yang tentunya mengajarkan
suatu nilai kebersamaan yakni berjamaah, menunjukkan suatu ideologi baru yang
lahir di zaman itu saat Indonesia masih terdiri dari berbagai macam suku untuk
mulai mempersatukan diri dalam suatu wadah kerajaan yang akhirnya menjadi suatu
bentuk kenegaraan.
C. Hikmah
Mempelajari Politik dan Budaya Islam
Tentunya sebagai agama yang mencakup semua aspek kehidupan,
islam tidaklah melupakan atau meninggalkan permasalahan politik, yang dikenal
dengan istilah “siyasah”.
Jika
dikatakan saasal waliy ar ro’iyah berarti pemimpin itu memerintahkan, melarang
dan mengendalikan rakyatnya. Karena itu menurut terminologi bahasa siyasah
menunjukkan arti mengatur, memperbaiki dan mendidik.
Sedangkan menurut etimologi, siyasah (politik) memiliki makna
yang berkaitan dengan negara dan kekuasaan. Disebutkan bahwa ia adalah upaya
memperbaiki rakyat dengan mengarahkan mereka kepada jalan selamat di kehidupan
dunia maupun akherat serta mengatur urusan-urusan mereka. Al Bujairumiy
mengatakan bahwa politik adalah memperbaiki urusan-urusan rakyat dan mengatur
perkara-perkara mereka.
Politik dengan makna seperti ini merupakan dasar hukum,
karena itu tindakan-tindakan para penguasa negara yang terkait dengan kekuasaan
disebut dengan politik. . Ilmu politik adalah ilmu yang mengetahui tentang
macam-macam kekuasaan, perpolitikan sosial dan sipil, keadaan-keadaannya :
seperti keadaan para penguasa, raja-raja, pemimpin, hakim, ulama, ekonom,
penanggung jawab baitul mal dan yang lainnya. (al Mausu’ah al Fiqhiyah juz II
hal 8963)
Syeikh Yusuf al Qaradhawi mengatakan bahwa islam bukanlah
melulu aqidah teologis atau syiar-syiar peribadatan, ia bukan semata-mata agama
yang mengatur hubungan antara manusia dengan Tuhannya, yang tidak bersangkut
paut dengan pengaturan hidup dan pengarahan tata kemasyarakatan dan negara.
Tidak, tidak demikian…islam adalah akidah dan ibadah, akhlak
dan syariat yang lengkap. Dengan kata lain, islam merupakan tatanan yang
sempurna bagi kehidupan individu, urusan keluarga, tata kemasyarakatan, prinsip
pemerintahan dan hubungan internasional.
Bahkan
bagian ibadah dalam fiqih itu pun tidak lepas dari politik… Islam memiliki
kaidah-kaidah, hukum-hukum dan pengarahan-pengarahan dalam politik pendidikan,
politik informasi, politik perundang-undangan, politik hukum, politik
kehartabendaan, politik perdamaian, politik peperangan dan segala sesuatu yang
berpengaruh terhadap kehidupan. Maka tidak bisa diterima kalau islam dianggap
nihil dan pasif bahkan menjadi pelayan bagi filsafat atau ideologi lain. Islam
tidak mau kecuali menjadi tuan, panglima, komandan, diikuti dan dilayani.
(Fatwa-fatwa Kontemporer jlid 2 hal 897 – 898)
Ibnul Qoyyim mengutip perkataan Imam Abul Wafa’ ibnu ‘Aqil al
Hambali bahwa politik merupakan tindakan atau perbuatan yang dengannya
seseorang lebih dekat kepada kebaikan dan lebih jauh dari kerusakan, selama
politik tersebut tidak bertentangan dengan syara’.
Islam adalah agama yang mengikat segala sesuatunya dengan
aturan agama, begitupula didalam urusan politik ini. Islam tidak mengenal
adanya penghalalan segala cara untuk mencapai tujuan, meskipun tujuan itu
mulia. Islam tidak hanya melihat hasil tetapi juga proses untuk mendapatkan
hasil.
Oleh karena itu didalam berpolitik pun seorang politisi
maupun pemimpin islam diharuskan berpegang dengan rambu-rambu syariah dan
akhlak mulia. Dengan kata lain bahwa segala cara berpolitik yang bertentangan
dengan syariah atau melanggar norma-norma agama dan akhlak islam maka ia
dilarang.
Dari sini, penulis kembali mengingat tentang bagaimana
politik itu akan sangat mempengaruhi suatu proses perkembangan budaya. Dalam sebuah
artikel di media internet, dikutip syair dari
seorang ulama terkemuka di zamannya yakni Hasan Al-Banna. Beliau mengatakan
bahwa "Kebangkitan suatu bangsa di dunia selalu bermula dari kelemahan.
Sesuatu yang sering membuat orang percaya bahwa kemajuan yang mereka capai
kemudian adalah sebentuk kemustahilan. Tapi, di balik anggapan kemustahilan
itu, sejarah sesungguhnya telah mengajarkan kepada kita bahwa kesabaran,
keteguhan, kearifan, dan ketenangan dalam melangkah telah mengantarkan
bangsa-bangsa lemah itu merangkak dari ketidakberdayaan menuju kejayaan."
(Hasan Al-Banna; Risalah Ila Ayyu Syain Nad u An-Naas.)
Suatu budaya bangsa
akan sangat tergantung dari kuat lemahnya politik yang berkembang sehingga dengan
mempelajari berbagai kaitan hubungan permasalahan yang kita bahas ini, akan
dapat memberikan kita pengetahuan tentang bagaimana politik dan budaya yang ini
terjadi bukanlah karena sesuatu hal yang lain tetapi islam lah yang tampil
sebagai pemecah ideologi politik yang lemah menjadi suatu ideologi politik yang
kuat dan berkarakter yang tentu ini menjadi cita-cita dan impian kita bersama.
BAB III
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan uraian-uraian di atas,
dapat kita ambil beberapa kesimpulan dari poin-poin pokoknya secara singkat. Hubungan
Politik dan Budaya Islam khususnya di indonesia. Namun di sini dapat lebih di
sederhanakan menjadi suatu kesimpulan umum bahwasanya :
1.
Kemajuan peradaban dalam budaya sangatlah menjadi erat
kaitannya dengan politik yang tumbuh dan berkembang baik dalam lingkup
masyarakat maupun kebangsaan.
2.
Bahwa Islamlah yang ternyata mempolitisasi, sehingga
timbul ideologi bersama bangsa indonesia yang tadinya terdiri dari berbagai
macam warna suku menjadi suatu bentuk kesatuan yang utuh dalam konteks
kenegaraan.
3.
Bahwa dengan mempelajari hal ini akan membuat kita mampu
untuk bertindak sebaik mungkin untuk memajukan budaya politik yang kuat dan
berkarakter sehingga menjadi suatu faktor pendorong utama proses perubahan
kemajuan budaya yang tentu harus sesuai dengan nilai-nilai perkembangan yang
ada dalam islam.
B. Saran
Tentu tulisan kali ini akan menjadi sangat termentahkan dalam dunia
pendidikan dan intelektualitas kelompok-kelompok akademisi ketika tidak menjadi
bahan yang membuat kita berusaha untuk terus mengkajinya dalam lingkup politik
dan budaya islam di Indonesia. Sehingga besar harapan penulis agar nantinya
perbincangan mengenai hal ini akan terus ada hingga saat diman dunia telah
mewujudkan cita-cita politik kita bersama.
DAFTAR PUSTAKA
Nice for Sharing....
BalasHapusBy. Obat Pembesar Penis | Vimax Asli | Pembesar Penis
thank you admin
BalasHapusthe article is very interesting, it helps me and can be used for reference.
hopefully successful admin always.
Obat Aborsi dokter
Obat Aborsi
Jual Obat Aborsi
Jual Cytotec
Obat Penggugur
Penggugur Kandungan
Obat Penggugur Kandungan
Obat Aborsi Cytotec
Obat Abosi 1 Bulan
Obat Abosi 2 Bulan
Obat Abosi 3 Bulan
Obat Abosi 4 Bulan
Obat Abosi 5 Bulan
Obat Abosi 6 Bulan