Selasa, 19 Februari 2013

Diskusi

Membangun kebiasaan diskusi jelas adalah hal yang penting dalam mengembangkan suatu opini publik yang kritis dan cerdas. Diskusi adalah suatu bentuk tukar pikiran yang teratur dan terarah, baik dalam kelompok kecil maupun kelompok besar dengan tujuan untuk mendapatkan pengertian, kesepakatan, dan keputusan bersama mengenai suatu masalah. Intinya diskusi di adakan untuk menemukan sebuah mufakat atas apa yang di permasalahkan.

Tujuan Diskusi

Menurut Assumpta Rumanti (2005) tujuan diskusi adalah sebagai berikut:
  • Sesuai dengan tujuan yang telah di tentukan sebelumnya yaitu: untuk pengemabilan keputusan, untuk memecahkan suatu masalah dan untuk penentuan kebijaksanaan
  • Menambah kejelasan dengan meningkatkan pengertian. Dalam diskusi terjadi pertukaran pikiran dan gagasan antara dua orang atau kelompok, di laksanakan secara bebas, teratur dan sistematis, guna mendapatkan kejelasan dan keasamaan pendapat, adanya kesepakatan, kecocokan pikiran di antara peserta diskusi.

Macam-macam diskusi

Diskusi yang melibatkan sejumlah orang bentuknya dapat bermacam-macam. Menurut Ismail Kusmayadi (2006) ada beberapa bentuk diskusi yang serng di lakukan, antara lain adalah sebagai berikut:
1.      Diskusi Panel
Diskusi panel melibatkan beberapa panelis (pembicara) yang mempunyai keahlian dalam bidang masing-masing. Para panelis tersebt bersepakat mengutarakan pendapat dan pandangannya masing-masing mengenai suatu masalah. Diskusi panel di pimpin oleh seorang moderator. Berhasil dan tidaknya diskusi panel sangat tergantung kepada kelincahan moderator.
2.      Simposium
Simposium hampir sama dengan diskusi panel, hanya lebih bersifat formal. Panelis harus menyampaikan makalah mengenai suatu masalah yang di sorot dari sudut keahlian masing-masing. Dalam symposium, para pendengar di tuntut lebih aktif berpartisipasi.
3.      Seminar
Seminar adalah suatu pertemuan untuk membahasa masalah tertentu dengan prasarana dan tanggapan melalui suatu diskusi untuk mendapatkan suatu keputusan bersama mengenai masalah tersebut. Masalah yang di bahas dalam seminar mempunyai ruang lingkup yeng terbatas. Tujuannya adalah untuk mndapatkan jalan keluar dari suatu masalah.
4.      Lokakarya
Istilah lain dari lokakarya workshop. Lokakarya mempunyai ruang lingkup tertentu dan di bahas secara mendalam. Pesertanya adalah orang-orang yang ahli dalam bidang tersebut. Lokakarya biasanya di adakan jika: ingin mengevaluasi suatu proyek yang sudah di laksanakan, ingin mengadakan pembeaharuan sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat dan untuk bertukar pengalaman dengan tujuan lebih meningkatkan kemampuan kerja
5. Brainstorming
Brainstorming adalah aktivitas dari kelompok orang yangmenciptakan gagasan-gagasan baru sebanyak-banyaknya. Dengan brainstorming di harapkan tercetus gagasan atau kritik sebanyak-banyaknya.

Manfaat Diskusi

Kegiatan diskusi banyak manfaatnya antara lain adalah sebagai berikut:
  1. Melatih seseorang untuk berpikir secara logis. Karena dalam diskusi ada proses adu argument yang haru sbisa di pertanggungjawabkan secara logis (ilmiah)
  2. Meningkatkan kemampuan berpikir seseorang. Dalam diskusi seseorang di tuntut mengeluarkan pendapatnya dengan baik. Untuk bisa mengeluarkan pendapat dengan biak tentu di butuhkan kemampuan berpikir yang baik pula
  3. Dapat menjadi bahan koreksi diri. Dalam setiap diskusi tidak semua yang kita katakan benar menurut umum. Dari situ kita dapat belajar bahwa kita harus juga menerima umpan balik dari orang lain.
  4. Melatih seseorang untuk bisa menerima perbedaan. Dalam diskusi biasanya akan muncul berbagai macam pendapat. Dari situlah kita akan belajar bagaiamana menerima perbedaan pendapat itu sebagai sesuatu yang akan membuat kita semakin sadar bahwa perbedaaan adalah hal wajar.
  5. Membuat kita lebih kritis. Diskusi juga akan membuat kita lebih kritis dengan kaeadaan. Yang awalnya kita acuh tak acuh dengan terbiasa melakukan diskusi maka diri kita akan peka dengan masalah-masalah yang di sekitar kita.